<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
>

<channel>
	<title>roEang hamPa</title>
	<link>http://ngoceh.blogsome.com</link>
	<description>tempatku untuk mengeluarkan apa yang kurasakan, kuinginkan, dan kuharapakan</description>
	<pubDate>Wed, 22 Aug 2007 18:42:42 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>
	<language>en</language>

		<item>
		<title>Padamu, kesetiaan kupersembahkan</title>
		<link>http://ngoceh.blogsome.com/2007/08/22/padamu-kesetiaan-kupersembahkan/</link>
		<comments>http://ngoceh.blogsome.com/2007/08/22/padamu-kesetiaan-kupersembahkan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 22 Aug 2007 18:42:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeRiex</dc:creator>
		
	<category>nGomeL</category>
		<guid>http://ngoceh.blogsome.com/2007/08/22/padamu-kesetiaan-kupersembahkan/</guid>
		<description><![CDATA[	bintang dan rembulan
senandung malam mengalun sendu
lewat hembusan angin malam
adakah kau dengar bisikku?
terdengarkah detakan jantungku
denyutan kasih irana rindu
	ini bulan juni yang ketiga
semenjak pertemuan terakhir kita
lambaian penghabisan dan kau berlalu
jabatan terakhir, selengkung senyum teduhmu
selalu terbayang dan terkenang
dan aku slalu tenggelam dalam penantian
kapan sang waktu &#8216;kan membawamu kembali
kapan kesepian, kesendirian dan kerinduanku bertepi?
	mungkinkah,terlalu naif mengharapmu kembali
tapi, salahkah bila [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>bintang dan rembulan<br />
senandung malam mengalun sendu<br />
lewat hembusan angin malam<br />
adakah kau dengar bisikku?<br />
terdengarkah detakan jantungku<br />
denyutan kasih irana rindu</p>
	<p>ini bulan juni yang ketiga<br />
semenjak pertemuan terakhir kita<br />
lambaian penghabisan dan kau berlalu<br />
jabatan terakhir, selengkung senyum teduhmu<br />
selalu terbayang dan terkenang<br />
dan aku slalu tenggelam dalam penantian<br />
kapan sang waktu &#8216;kan membawamu kembali<br />
kapan kesepian, kesendirian dan kerinduanku bertepi?</p>
	<p>mungkinkah,terlalu naif mengharapmu kembali<br />
tapi, salahkah bila slalu ku nanti<br />
padamu,kesetiaan kupersembahkan</p>
	<p>~ NuRiex ~ Friday, October 21, 2005
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngoceh.blogsome.com/2007/08/22/padamu-kesetiaan-kupersembahkan/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Bunda,&#8230;.</title>
		<link>http://ngoceh.blogsome.com/2007/08/08/bunda/</link>
		<comments>http://ngoceh.blogsome.com/2007/08/08/bunda/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 08 Aug 2007 18:27:38 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeRiex</dc:creator>
		
	<category>ngaSihtAu</category>
		<guid>http://ngoceh.blogsome.com/2007/08/08/bunda/</guid>
		<description><![CDATA[	Bundaku…
Lembut, lucu, mempesona
Penyejuk hatiku disaat terburukku
Seperti setetes embun yang mendinginkan hatiku yang panas
Seperti cahaya yang bersinar mengisi kelamnya hatiku
	Bu…
Kadang kau berada begitu dekat denganku
Kadang kau bahkan terasa lebih seperti sahabatku
Kau bahkan bisa melihat dan mengukur kedalaman jiwaku
Kau bahkan tahu apa yang melintas dipikiranku tepat sebelum terucap dari
bibirku
Bagiku kau adalah mama terbijaksana dimuka bumi ini…
	Bu…
Kadang ada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Bundaku…<br />
Lembut, lucu, mempesona<br />
Penyejuk hatiku disaat terburukku<br />
Seperti setetes embun yang mendinginkan hatiku yang panas<br />
Seperti cahaya yang bersinar mengisi kelamnya hatiku</p>
	<p>Bu…<br />
Kadang kau berada begitu dekat denganku<br />
Kadang kau bahkan terasa lebih seperti sahabatku<br />
Kau bahkan bisa melihat dan mengukur kedalaman jiwaku<br />
Kau bahkan tahu apa yang melintas dipikiranku tepat sebelum terucap dari<br />
bibirku<br />
Bagiku kau adalah mama terbijaksana dimuka bumi ini…</p>
	<p>Bu…<br />
Kadang ada sedih kulihat dimatamu<br />
Dan aku ingin menangis saat kau sedih<br />
Kadang ada marah dimatamu<br />
Dan aku tak suka melihat matamu berkilat karena marah</p>
	<p>Bu…<br />
Jika aku bisa memberitahumu<br />
Aku menyayangimu…<br />
Aku memujamu…<br />
Tiap kali aku pulang ketempat yang kusebut rumah<br />
Aku yakin aku akan aman<br />
Karena aku tahu ada kau disana<br />
Menunggu dan tersenyum…</p>
	<p>Bundaku…<br />
Jika aku bisa melihat diriku lima puluh tahun kedepan<br />
Aku ingin bijak sepertimu<br />
Mengandalkan hati dan mengutamakan kasih<br />
Bersimpuh pada Tuhan untuk kami semua.</p>
	<p>Bu…</p>
	<p><img src="/images/63.gif" alt="" />Maafin anakmu, yang ga bisa pulang lebaran ini…<img src="/images/63.gif" alt="" /></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngoceh.blogsome.com/2007/08/08/bunda/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Andai&#8230;</title>
		<link>http://ngoceh.blogsome.com/2007/04/13/andai/</link>
		<comments>http://ngoceh.blogsome.com/2007/04/13/andai/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Apr 2007 05:21:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeRiex</dc:creator>
		
	<category>ngaSihtAu</category>
		<guid>http://ngoceh.blogsome.com/2007/04/13/andai/</guid>
		<description><![CDATA[	Andai saja aku mampu mengepakkan seluruh sayapku
aku ingin terbang jauh&#8230;
menggapai angan dan asaku&#8230;
	andai saja aku mampu&#8230;
menulis semua mimpi diatas kertas hayal&#8230;
aku ingin mewujudkan bersamamu&#8230;
	sesaat semua begitu berarti&#8230;
sesaat semua hilang&#8230;
sesaat hanya ada luka
dan dengan sesaat semua kebahagiaan hilang&#8230;

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Andai saja aku mampu mengepakkan seluruh sayapku<br />
aku ingin terbang jauh&#8230;<br />
menggapai angan dan asaku&#8230;</p>
	<p>andai saja aku mampu&#8230;<br />
menulis semua mimpi diatas kertas hayal&#8230;<br />
aku ingin mewujudkan bersamamu&#8230;</p>
	<p>sesaat semua begitu berarti&#8230;<br />
sesaat semua hilang&#8230;<br />
sesaat hanya ada luka<br />
dan dengan sesaat semua kebahagiaan hilang&#8230;
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngoceh.blogsome.com/2007/04/13/andai/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Aturan Cinta Ala Pria</title>
		<link>http://ngoceh.blogsome.com/2007/04/13/aturan-cinta-ala-pria/</link>
		<comments>http://ngoceh.blogsome.com/2007/04/13/aturan-cinta-ala-pria/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 13 Apr 2007 05:20:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeRiex</dc:creator>
		
	<category>NgoEtBah,..</category>
	<category>ngaSihtAu</category>
		<guid>http://ngoceh.blogsome.com/2007/04/13/aturan-cinta-ala-pria/</guid>
		<description><![CDATA[	Bagaimana jika kekasih mulai banyak mengatur dengan alasan &#8216;karena cinta&#8217;?
Tak jadi masalah jika masih dalam batas wajar, tapi bagaimana kalau sampai
mengekang gerak dan aktifitas Anda? Berikut *6 aturan cinta* *yang umumnya
dilakukan pria* serta *alasannya,* sebagai tambahan &#8216;pengetahuan&#8217; untuk
Anda&#8230;.
	*1. Dilarang Bergaul*
	Aturan ini dibuat karena mereka merasa tidak nyaman bila harus menghabiskan
waktu bersama teman-teman Anda. Aturan ini [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Bagaimana jika kekasih mulai banyak mengatur dengan alasan &#8216;karena cinta&#8217;?<br />
Tak jadi masalah jika masih dalam batas wajar, tapi bagaimana kalau sampai<br />
mengekang gerak dan aktifitas Anda? Berikut *6 aturan cinta* *yang umumnya<br />
dilakukan pria* serta *alasannya,* sebagai tambahan &#8216;pengetahuan&#8217; untuk<br />
Anda&#8230;.</p>
	<p>*1. Dilarang Bergaul*</p>
	<p>Aturan ini dibuat karena mereka merasa tidak nyaman bila harus menghabiskan<br />
waktu bersama teman-teman Anda. Aturan ini sebenarnya hanyalah tameng karena<br />
sebenarnya ia tak nyaman berada di lingkungan pergaulan Anda. Batasan ini<br />
pelan-pelan akan membuat Anda &#8220;kuper&#8221;, sekaligus bosan karena terlalu sering<br />
bertemu dengan kekasih Anda.</p>
	<p>*2. Harus Selalu Bersama*</p>
	<p>Tidak bisa dipungkiri, pria pasti punya sifat posesif terhadap kekasihnya.<br />
Ia tidak ingin Anda terpikat oleh orang lain ketika tidak sedang bersamanya.<br />
Kekhawatiran ini kadang membuatnya menjadi *over protective* dan<br />
mengharuskan Anda untuk selalu bersamanya kemanapun Anda pergi. Ingat,<br />
status pacaran tidak berarti memfokuskan perhatian hanya kepada hubungan<br />
Anda dan dia semata-mata, sebaliknya tetaplah perluas wawasan pergaulan Anda<br />
dengan tetap menjaga hubungan Anda dan dia.</p>
	<p>*3. Memaklumi Perilakunya yang Tidak Sopan*</p>
	<p>Kekasih Anda memiliki kelakuan yang memalukan seperti bersendawa<br />
keras-keras, menggoyang-goyangkan lututnya saat mendengarkan cerita seorang<br />
teman. Namun ketika Anda menegurnya, ia kerap marah karena menurutnya itu<br />
berarti Anda tidak menerima dia apa adanya. Tetaplah mengingatkannya.<br />
Mencintai seorang pria berarti juga harus memberikan pengaruh baik seperti<br />
memberi masukan untuk kebaikannya sendiri.</p>
	<p>*4. Harus bersahabat dengan ibunya*</p>
	<p>Biasanya pria yang sudah ingin langsung masuk ke tahap serius akan meminta<br />
kekasihnya untuk mengenal dan kemudian bersahabat dengan ibunya. Apalagi<br />
kalau pria itu termasuk &#8216;anak mami&#8217;. Jangan memaksakan diri. Jika memang<br />
Anda merasa belum siap, katakan saja padanya.</p>
	<p>*5. Membiarkan Sikapnya yang Tidak Romantis*</p>
	<p>Umumnya pria mengeluarkan aturan ini karena tidak mau dipaksa untuk<br />
bersikap romantis pada kekasihnya. Padahal menurut seorang psikolog *William<br />
Ganzig Ph.D*, dari *Maimmonides Florida University* , para pria sebenarnya<br />
malas untuk bersikap romantis. &#8220;Mereka tidak mau repot mencari bunga,<br />
memilih restoran yang romantis dan hadiah unik untuk kekasihnya,&#8221; ujar<br />
William.</p>
	<p>Nah jika si dia tak kunjung berubah sikap, mulailah berinisiatif. Saat<br />
selesai bertengkar, ajak dia makan malam berdua, lalu berikan kejutan<br />
romantis agar si dia tahu kalau sikap romantis itu kadang-kadang diperlukan<br />
dalam sebuah hubungan.</p>
	<p>*6. Tidak Cemburu Melihat Dirinya Dekat dengan Wanita lain*</p>
	<p>Rasa ego pria yang sebenarnya tinggi seringkali membuat mereka sok berkuasa<br />
terhadap kekasihnya. Ia menginginkan kekasihnya tidak bergaul namun dirinya<br />
sendiri senang bila berada di tengah-tengah wanita lain dan berbicara dengan<br />
mereka. Anda berhak untuk bersikap atas larangannya ini. Siasati<br />
dengan *mengajaknya<br />
bicara* dengan kepala dingin bahwa apa yang dilakukannya tidak nyaman bagi<br />
Anda dan kelangsungan hubungan Anda berdua.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngoceh.blogsome.com/2007/04/13/aturan-cinta-ala-pria/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Di Suatu Yang Sepi</title>
		<link>http://ngoceh.blogsome.com/2007/03/28/di-suatu-yang-sepi/</link>
		<comments>http://ngoceh.blogsome.com/2007/03/28/di-suatu-yang-sepi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Mar 2007 09:58:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeRiex</dc:creator>
		
	<category>ngaSihtAu</category>
		<guid>http://ngoceh.blogsome.com/2007/03/28/di-suatu-yang-sepi/</guid>
		<description><![CDATA[	Di suatu pagi yang cerah
Burung berkicau dan bernyanyi
Membiarkan mentari terbit bersinar
Terangi pagi yang kan jadi siang
	Di suatu siang yang terik
Membawaku pada lelah
Ingin aku kabur dari lelah
Namun terlanjur dirasa
	Di suatu sore yang ceria
Membawa suasana ceria alami
Burung-burung pulang ke sarang
Sunyikan sore yang kan terbitkan malam
	Di suatu malam yang sunyi
Hanya dingin menggeluti jiwaku
Tiada lagi suara kicau sang burung
Atau [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Di suatu pagi yang cerah<br />
Burung berkicau dan bernyanyi<br />
Membiarkan mentari terbit bersinar<br />
Terangi pagi yang kan jadi siang</p>
	<p>Di suatu siang yang terik<br />
Membawaku pada lelah<br />
Ingin aku kabur dari lelah<br />
Namun terlanjur dirasa</p>
	<p>Di suatu sore yang ceria<br />
Membawa suasana ceria alami<br />
Burung-burung pulang ke sarang<br />
Sunyikan sore yang kan terbitkan malam</p>
	<p>Di suatu malam yang sunyi<br />
Hanya dingin menggeluti jiwaku<br />
Tiada lagi suara kicau sang burung<br />
Atau senyuman sang surya</p>
	<p>Di suatu yang sepi<br />
Tinggalkan aku dalam sunyi<br />
Hanya berdiri di sini<br />
Menanti datangnya pagi..</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngoceh.blogsome.com/2007/03/28/di-suatu-yang-sepi/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Ternyata bukan cantik yang aku cari</title>
		<link>http://ngoceh.blogsome.com/2007/03/28/ternyata-bukan-cantik-yang-aku-cari/</link>
		<comments>http://ngoceh.blogsome.com/2007/03/28/ternyata-bukan-cantik-yang-aku-cari/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Mar 2007 09:56:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeRiex</dc:creator>
		
	<category>NgoEtBah,..</category>
	<category>ngaSihtAu</category>
	<category>ngaCho</category>
		<guid>http://ngoceh.blogsome.com/2007/03/28/ternyata-bukan-cantik-yang-aku-cari/</guid>
		<description><![CDATA[	Terima kasih Allah, telah Kau sadarkan diriku.
Ternyata bukan cantik yang aku cari,&#8230;..
karena cantik itu ternyata sangat relatif.
	Ternyata bukan cantik yang aku cari,&#8230;..
karena cantik tidak menjamin masuk surga.
	Ternyata bukan cantik yang aku cari,&#8230;..
karena cantik tidak menjamin perbaikan keturunan.
	Ternyata bukan cantik yang aku cari,&#8230;.
karena cantik, justru membuat sebagian hati lelaki tidak tenang.
	Ternyata bukan cantik yang aku cari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Terima kasih Allah, telah Kau sadarkan diriku.<br />
Ternyata bukan cantik yang aku cari,&#8230;..<br />
karena cantik itu ternyata sangat relatif.</p>
	<p>Ternyata bukan cantik yang aku cari,&#8230;..<br />
karena cantik tidak menjamin masuk surga.</p>
	<p>Ternyata bukan cantik yang aku cari,&#8230;..<br />
karena cantik tidak menjamin perbaikan keturunan.</p>
	<p>Ternyata bukan cantik yang aku cari,&#8230;.<br />
karena cantik, justru membuat sebagian hati lelaki tidak tenang.</p>
	<p>Ternyata bukan cantik yang aku cari di dunia ini,&#8230;.<br />
karena aku yakin, Allah akan membuat wanita yang sekarang menjadi istriku,<br />
jauh lebih cantik di surga nanti.
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngoceh.blogsome.com/2007/03/28/ternyata-bukan-cantik-yang-aku-cari/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>Tangisan Ibu Pertiwi</title>
		<link>http://ngoceh.blogsome.com/2007/03/28/tangisan-ibu-pertiwi/</link>
		<comments>http://ngoceh.blogsome.com/2007/03/28/tangisan-ibu-pertiwi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Mar 2007 09:52:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>noeRiex</dc:creator>
		
	<category>ngaSihtAu</category>
		<guid>http://ngoceh.blogsome.com/2007/03/28/tangisan-ibu-pertiwi/</guid>
		<description><![CDATA[	Ibu pertiwi
engkau menangis
Ketika badai tsunami
meluluhlantahkan Banda Aceh
Ibu pertiwi
engkau kembali menangis
Ketika para koruptor
merajalela seiring busung lapar
Ibu pertiwi
engkau kembali menangis lagi
Ketika wabah penyakit
melanda negeri ini
	Ibu pertiwi
akankah engkau menangis lagi?
Ketika BBM naik lagi
Ketika harga
semakin membubung tinggi
Ketika bom kembali meledak
di Bali
Ketika perut rakyat jelata
menjerit-jerit
Ketika anak-anak putus sekolah
	Menangis&#8230;.
menangislah Ibu pertiwi
Kalau masih tersisa air matamu
	Fransiska Bernadetta
SD Santa Maria
Jln. Bengawan No. 2 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Ibu pertiwi<br />
engkau menangis<br />
Ketika badai tsunami<br />
meluluhlantahkan Banda Aceh<br />
Ibu pertiwi<br />
engkau kembali menangis<br />
Ketika para koruptor<br />
merajalela seiring busung lapar<br />
Ibu pertiwi<br />
engkau kembali menangis lagi<br />
Ketika wabah penyakit<br />
melanda negeri ini</p>
	<p>Ibu pertiwi<br />
akankah engkau menangis lagi?<br />
Ketika BBM naik lagi<br />
Ketika harga<br />
semakin membubung tinggi<br />
Ketika bom kembali meledak<br />
di Bali<br />
Ketika perut rakyat jelata<br />
menjerit-jerit<br />
Ketika anak-anak putus sekolah</p>
	<p>Menangis&#8230;.<br />
menangislah Ibu pertiwi<br />
Kalau masih tersisa air matamu</p>
	<p>Fransiska Bernadetta<br />
SD Santa Maria<br />
Jln. Bengawan No. 2 Bandung</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://ngoceh.blogsome.com/2007/03/28/tangisan-ibu-pertiwi/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
	</channel>
</rss>
