Bunda,….
Bundaku…
Lembut, lucu, mempesona
Penyejuk hatiku disaat terburukku
Seperti setetes embun yang mendinginkan hatiku yang panas
Seperti cahaya yang bersinar mengisi kelamnya hatiku
Bu…
Kadang kau berada begitu dekat denganku
Kadang kau bahkan terasa lebih seperti sahabatku
Kau bahkan bisa melihat dan mengukur kedalaman jiwaku
Kau bahkan tahu apa yang melintas dipikiranku tepat sebelum terucap dari
bibirku
Bagiku kau adalah mama terbijaksana dimuka bumi ini…
Bu…
Kadang ada sedih kulihat dimatamu
Dan aku ingin menangis saat kau sedih
Kadang ada marah dimatamu
Dan aku tak suka melihat matamu berkilat karena marah
Bu…
Jika aku bisa memberitahumu
Aku menyayangimu…
Aku memujamu…
Tiap kali aku pulang ketempat yang kusebut rumah
Aku yakin aku akan aman
Karena aku tahu ada kau disana
Menunggu dan tersenyum…
Bundaku…
Jika aku bisa melihat diriku lima puluh tahun kedepan
Aku ingin bijak sepertimu
Mengandalkan hati dan mengutamakan kasih
Bersimpuh pada Tuhan untuk kami semua.
Bu…
Maafin anakmu, yang ga bisa pulang lebaran ini…




Mohon maaf lahir dan batin…
Comment by Yudhis — 02-11-2006 @ 07:27:16