roEang hamPa

bEgitu seMpitnya wakTu, bEgitu beSarnya ciNta

+- oeNtoEk sEmuA kEsalaHan daLam hidOep -+

28-03-2007

Di Suatu Yang Sepi

Filed under: ngaSihtAu

Di suatu pagi yang cerah
Burung berkicau dan bernyanyi
Membiarkan mentari terbit bersinar
Terangi pagi yang kan jadi siang

Di suatu siang yang terik
Membawaku pada lelah
Ingin aku kabur dari lelah
Namun terlanjur dirasa

Di suatu sore yang ceria
Membawa suasana ceria alami
Burung-burung pulang ke sarang
Sunyikan sore yang kan terbitkan malam

Di suatu malam yang sunyi
Hanya dingin menggeluti jiwaku
Tiada lagi suara kicau sang burung
Atau senyuman sang surya

Di suatu yang sepi
Tinggalkan aku dalam sunyi
Hanya berdiri di sini
Menanti datangnya pagi..

Ternyata bukan cantik yang aku cari

Terima kasih Allah, telah Kau sadarkan diriku.
Ternyata bukan cantik yang aku cari,…..
karena cantik itu ternyata sangat relatif.

Ternyata bukan cantik yang aku cari,…..
karena cantik tidak menjamin masuk surga.

Ternyata bukan cantik yang aku cari,…..
karena cantik tidak menjamin perbaikan keturunan.

Ternyata bukan cantik yang aku cari,….
karena cantik, justru membuat sebagian hati lelaki tidak tenang.

Ternyata bukan cantik yang aku cari di dunia ini,….
karena aku yakin, Allah akan membuat wanita yang sekarang menjadi istriku,
jauh lebih cantik di surga nanti.

Tangisan Ibu Pertiwi

Filed under: ngaSihtAu

Ibu pertiwi
engkau menangis
Ketika badai tsunami
meluluhlantahkan Banda Aceh
Ibu pertiwi
engkau kembali menangis
Ketika para koruptor
merajalela seiring busung lapar
Ibu pertiwi
engkau kembali menangis lagi
Ketika wabah penyakit
melanda negeri ini

Ibu pertiwi
akankah engkau menangis lagi?
Ketika BBM naik lagi
Ketika harga
semakin membubung tinggi
Ketika bom kembali meledak
di Bali
Ketika perut rakyat jelata
menjerit-jerit
Ketika anak-anak putus sekolah

Menangis….
menangislah Ibu pertiwi
Kalau masih tersisa air matamu

Fransiska Bernadetta
SD Santa Maria
Jln. Bengawan No. 2 Bandung

Tolong, Maafkan Semua Salahku

Filed under: ngaCho

Sebelum ajal tiba, ingin ku meminta maaf pada semua yang telah kusakiti.
Tapi, aku tak tahu mereka di mana.
Masih hidup atau sudah dipanggil yang kuasa.
Aku berharap mereka masih hidup dan mau memaafkan semua dosaku.

badai pasti berlalu

Filed under: NgoEtBah,..

musim berlalu masa berganti
matahari pagi bersinar gelisah
kini semua bukan milikmu
musim itu telah berlalu
matahari segera berganti

terimalah hatiku perawan yang layu
makin gelisah aku menanti matahari
dalam linang kabut pagi
sampai kapankah aku harus menanti

awan yang hitam tenggelam dalam dekapan
daun yang layu berguguran di pangkuan
badai, badai pasti berlalu
resah aku menunggu
badai, badai pasti berlalu
resah aku menunggu

terimalah hatiku perawan yang layu
makin gelisah aku menanti matahari
dalam linang kabut pagi
sampai kapankah aku harus menanti

musim berlalu masa berganti
matahari pagi bersinar gelisah
kini semua bukan milikmu
musim itu telah berlalu
matahari segera berganti

badai pasti berlalu

21-03-2007

Ku merindukanmu malam ini..

Filed under: nGomeL

Ada waktu untuk menjelaskan
Betapa bahagianya bila bersamamu
Ada yang melihatku menangis
Walau bahagia namun ada duka
Karena merindukanmu malam ini

Tengah malam aku bermimpi
Di wajahmu bersinar karena cahaya cinta
Dan di hatimu ada sesuatu, tersimpan kekayaan cinta
Ku merindukanmu malam ini..

Aku ingin menumpas derita
Yang slama ini menghantui
Aku ingin wujudkan mimpiku
Hanya denganmu aku rindu

Ku pikir kepergianmu
Betapa ku ingin menangis
Lihat, di wajahku
Basah karena air mata
Ku merindukanmu malam ini..

de,….. Aku mencintaimu

Filed under: nGomeL

Sulit bagiku untuk mengucapkan cinta
Tapi aku mencintaimu seperti embun
Yang menggelincir di lereng hati
Menetesi rimbun cemara kehidupan

Aku mencintaimu
Dengan kesepakatan antara iblis dan malaikat
Yang berseteru bersenjatakan dendam dan air mata
Mempertentangkan hidup dan matiku

Aku mencintaimu
Layaknya serakan sampah jalanan kota
Yang merindukan api pembakaran
Untuk lumat lalu memberi makan benih baru

Aku mencintaimu
Dengan kecemasan gurun Sinai
Mata air yang parau menyanyikan lagu kehidupan
Dan kembaraan masih jauh

Aku mencintaimu
Layaknya surga merindu orang soleh
Merayakan kematiannya menuntun dengan mesranya
Hidup jadi tiada berarti lagi

Aku mencintaimu
Dengan separuh senja yang berlalu
Mengisinya dengan janji matahari
“Harapku kau akan datang kepadaku”

de,…. Djakarta - Djogja tidaklah jaUh