roEang hamPa

bEgitu seMpitnya wakTu, bEgitu beSarnya ciNta

+- oeNtoEk sEmuA kEsalaHan daLam hidOep -+

25-02-2007

JIKA AKU TUA NANTI…

Filed under: nGomeL

Jika aku tua nanti, bukan seperti aku yang dahulu
Mengertilah terhadapku
Jika aku lupa cara mengikat sepatuku ,
Ingatlah saat ku dulu mengajarimu

Kalau aku berulang-ulang mengatakan sesuatu,
Bersabarlah mendengarkanku
Jangan memutus pembicaraanku
Walau sudah bosan telingamu

Jika aku seketika lupa pembicaraan kita,
Berilah aku waktu untuk mengingatnya
Bagiku, apa yang dibicarakan tidaklah penting
Asal kau ada mendengarkan disamping

Saat kau kecil aku harus mengulang cerita
Yang telah beratus kali kubacakan agar kau tertidur dan gembira
Jika aku tua nanti, rengkuhlah jemariku ini
Beri aku perhatianmu yang tak pernah henti

Kalau aku perlu kamu memandikanku, janganlah marah kepadaku
Ingatlah, sewaktu kecil aku harus memakai seribu cara untuk membujukmu
Kalau aku tak paham informasi dan hal baru, janganlah mengejekku
Ingatlah dahulu aku harus bersabar menjawab setiap “mengapa” darimu

Jika nanti aku lemah dan tak sanggup berjalan lagi,
Ingatlah saat kau dulu belajar menapakkan kaki
Ulurkanlah tanganmu yang masih kuat untuk memapahku
Seperti saat aku dulu mendampingimu

Kini, temani aku jalani sisa usiaku
Berikan kasih tulus mu
Kan ku balas dengan rasa syukurku
Serta cinta tak terhingga untukmu.

Jika aku tua nanti,
Kelak kan tiba waktuku tuk pergi
Panjatkanlah selalu doamu padaNya yang Maha Tinggi
Karena permohonanmu kan melesat bagai cahaya dalam kuburku…menerangi

Jangan kau tangisi dan ratapi aku dengan kesedihanmu
Berdoa dan perbanyaklah amal baikmu
Doa anak saleh yang kan membantu
dan jadi pelita dalam kuburku

Jadilah orang yang berbakti
Isi hidup dengan hal yang berarti
Agar kelak Dia kan mempertemukan kita kembali
Ditaman surgaNya yang abadi….

HADIST NABI S A W
” Jangan membenci dan menjauhi orangtuamu. Barangsiapa mengabaikan
orang tuanya, maka dia kafir “

Akhlak Dan Ibadah

Filed under: NgoEtBah,..

Manusia tidak bisa menghindar dari berhubungan dengan yang lain
karena manusia adalah makhluk sosial. Tanpa berhubungan dengan
manusia yang lain, manusia tidak “menjadi” manusia. Hubungan antar
makhluk itu ada yang sifatnya saling membantu (seperti manusia dengan
kuda piaraan), ada juga yang saling memusnahkan (seperti antar
serigala) dan ada hubungan sepihak, predator dan korbannya (seperti
cecak dengan nyamuk). Manusia dalam pergaulan hidupnya dengan sesama
manusia adakalanya saling membantu (yasyuddu ba`dluhum ba`dla) ,
adakalanya bersaing secara sehat (fastabiqul al khairat) dan tak
jarang menindas serta mengekploitir yang lain untuk kepentingan
dirinya.

Agama mengajarkan bahwa tidak ada satupun ciptaan Tuhan yang tidak
fungsionil, semuanya ada makna keberadaannya sehingga diciptakan.
Perbedaan antara manusia yang satu dengan yang lain dimaksud agar
mereka saling mengenal dan saling memberi manfaat (lita`arafu), dan
perbedaan kondisi serta perbedaan peluang dimaksud untuk menguji
manusia, siapa yang paling baik perbuatannya (liyabluwakum ayyukum
ahsanu `amala), dan manusia yang paling terhormat di depan Tuhan
adalah manusia yang paling bertakwa (atqakum).

Hidup saling menindas pastilah tidak indah. Demikian juga persaingan
secara tidak fair juga tidak menimbulkan keindahan. Keindahan dalam
hidup adalah manakala manusia berpegang teguh kepada nilai luhur
dalam hidupnya. Manusia boleh bekerjasama, boleh bersaing, dan
sesekali boleh berperang membela hak-haknya. Jika dalam hidupnya yang
dinamis, masyarakat manusia tetap berpegang teguh kepada nilai-nilai
akhlak, maka peperangan sekalipun akan melahirkan pelajaran dan
hikmah yang tak ternilai harganya.

Akhlak bukanlah perilaku, tetapi keadaan batin seseorang yang menjadi
sumber lahirnya perbuatan dimana perbuatan itu lahir dengan mudah dan
spontan tanpa berfikir untung rugi. Orang yang berakhlak mulia
pastilah mulia pula perbuatannya, tetapi tidak semua perbuatan baik
dikerjakan oleh orang yang berakhlak baik. Penipu terkadang melakukan
perbuatan baik, ramah dan menolong orang sebagai bagian dari rencana
penipuannya.

Agama mengajarkan kepada manusia untuk bergaul secara indah dengan
yang lain, vertikal dan horizontal. Kepada Tuhan, manusia diajarkan
untuk tahu diri sebagai makhluk ciptaan Nya, oleh karena itu akhlak
manusia kepada Tuhan antara lain berterima kasih (syukur), berpasrah
diri (tawakkal) dan siap melaksanakan tugas (ibadah). Kepada sesama
manusia diajarkan untuk saling mengapresiasi, yang muda hormat kepada
yang tua, dan yang tua menyayangi yang muda. Kepada alam, manusia
dianjurkan untuk mengelola dan memanfaatkan secara wajar, tidak
mengekpoitir dan merusaknya. Kepada diri sendiri manusia diajarkan
untuk sabar dan jujur.

Wassalam,
===================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
===================================================

nyolong dari yang poenya Iesje rositha

14-02-2007

Perkenankanlah Aku Mencintaimu

Filed under: ngaSihtAu

Oleh: KH. A. Mustofa Bisri

Perkenankanlah aku mencintaimu seperti ini
tanpa kekecewaan yang berarti
harapan-harapan yang setiap kali
dikecewakan kenyataan
biarlah dibayar oleh harapan-harapan
baru yang menjanjikan

Perkenankanlah aku mencintaimu semampuku
menyebut-nyebut namamu dalam kesendirian pun lumayan
berdiri di depan pintumu tanpa harapan
kau membukakannya pun terasa nyaman
sekali-kali membayangkan kau memperhatikanku
pun cukup memuaskan
perkenankanlah aku mencintaimu sebisaku

Mencintaimu adalah luka bagi ku

Filed under: NgoEtBah,..

Seperti senja yang tergantikan pekat malam
Mencintaimu hingga kini adalah berjalan di atas luka
mencari - cari sekedar obat penghibur hati
mencintaimu hingga kini adalah mengikat diri
dingin tak terperi menahan raga ku tak bisa berlari

Entah indah, entah salah
karna mencintaimu adalah ego ku yang menyembah kaki amarahmu
karna mencintaimu adalah menghalalkan segala jenis dusta-dusta dari mulutmu

Padahal mencintai ku mungkin tak pernah kau lakuakn
meski salah, dusta kadang tampak indah
kau rajutkan pelangi semu di hari berwarna abu-abu
kau gantungkan asa
hingga aku nyaris mati disana…

de,. aku letih

Filed under: nGomeL

kesepian tlah mengajariku akan banyak hal
seperti menangis dan tertawa,
diantara ketakutan dan keberanian
mengajarkanku tentang kesabaran dalam penantian

sedang kebimbangan mengajariku
tuk curiga, cemburu, bahkan percaya

saat terpisah jauh
menemui sepi dan kesendirian

kamu begitu berarti
tapi akan menjadi arti bila kau datang kembali sayangku,……

09-02-2007

kaRenamOe

Filed under: nGomeL

aku tidak mencintaimu karena engkau sekuntum bunga,
tapi aku mencintaimu sebagai udara..
yg mampu mengelilingi diantara hati dan jiwa..