roEang hamPa

bEgitu seMpitnya wakTu, bEgitu beSarnya ciNta

+- oeNtoEk sEmuA kEsalaHan daLam hidOep -+

17-01-2007

kepada tirai Malam

Filed under: NgoEtBah,..

Malam dan Malam lagi
Sang Anggerik tidak mahu menanti Bulan
biar hujan yang menemani..

Buat apa menanti bulan kalau bulan tidak muncul dan tidak akan muncul dan tidak sudi muncul biarlah Anggerik terlena dengan desiran dedaun dan nyanyian unggas membasahi oleh hujan derusan angin yang dingin
Anggerik tetap di temani olehNya yang Satu Terima kasih Allah kerana ada yang menemaniku setiap saban dan Engkau tidak jemu mendekatiku

Selamat Malam!

salbiah sirat

“Dalam Hadis yang diriwayatkan oleh Ibn majah, Rasulullaah menyatakan jika cinta disandarkan kepada harta boleh menyebabkan sombong diri, jika disebabkan kedudukan ataupun kemuliaan yang sementara, Allah akan memberikan kehinaan di pertengahan dan jika cantik yang menjadi sandaran boleh mendatangkan kecelakaan”.
(salbiah sirat)

Surat Hawa Untuk Adam

Filed under: nGomeL

Adam…..
Maafkan aku jika coretan ini memanaskan hatimu. Sesungguhnya aku
adalah Hawa, temanmu yang kau pinta semasa kesunyian di syurga dahulu.
Aku asalnya dari tulang rusukmu yang bengkok. Jadi tidak heranlah
jika perjalanan hidupku senantiasa inginkan bimbingan darimu, senantiasa
akan tergelincir dari landasan, karena aku buruan syaitan.

Adam… Maha suci Allah yang mentakdirkan kaumku lebih ramai
bilangannya dari kaummu di akhir zaman, itulah sebenarnya ketelitian
Allah dalam urusanNya. Jika bilangan kaummu melebihi kaumku niscaya
merahlah dunia karena darah manusia, kacau-balaulah suasana, Adam
sama Adam bermusuhan karena Hawa.

Buktinya cukup nyata dari peristiwa Habil dan Qabil sehingga pada
zaman cucu-cicitnya. Pun jika begitu maka tidak selaraslah undang-undang
Allah yang mengharuskan Adam beristeri lebih dari satu tapi tidak lebih
dari empat pada satu waktu.

Adam… Bukan karena banyaknya isterimu yang membimbangkan aku.
Bukan karena sedikitnya bilanganmu yang memusingkan aku. Tapi… aku risau, gundah dan gulana menyaksikan tingkahmu. Aku sejak dulu sudah
tahu bahwa aku mesti tunduk ketika menjadi isterimu.
Namun… terasa berat pula untukku meyatakan isi perkara.

Adam… Aku tahu bahwa dalam Al-Quran ada ayat yang menyatakan kaum
lelaki adalah menguasai terhadap kaum wanita. Kau diberi amanah
untuk mendidik aku, kau diberi tanggungjawab untuk menjaga aku,
memerhatikan dan mengawasi aku agar senantiasa didalam ridha Allah.

Tapi Adam, nyata dan rata-rata apa yang sudah terjadi pada kaumku
kini, aku dan kaumku telah ramai mendurhakaimu. Ramai yang telah
menyimpang dari jalan yang ditetapkan. Asalnya Allah menghendaki aku
tinggal tetap dirumah. Di jalan-jalan, di pasar-pasar, di bandar-
bandar bukan tempatku. Jika terpaksa aku keluar dari rumah seluruh
tubuhku mesti ditutup dari ujung kaki sampai ujung rambut.

Tapi.. realitanya kini, Hawa telah lebih dari sepatutnya.

Adam… Mengapa kau biarkan aku begini? Aku jadi ibu, aku jadi guru,
itu sudah tentu katamu. Aku ibu dan guru kepada anak-anakmu. Tapi
sekarang diwaktu yang sama, aku maju menguruskan hal negara, aku ke hutan
memikul senjata. Padahal, kau duduk saja. Ada diantara kau yang
menganggur tiada kerja. Apakah kau sekarang tidak lagi seperti dulu?
Apakah sudah hilang kasih sucimu terhadapku?

Adam… Marahkah kau jika kukatakan andainya Hawa tergelincir, maka
Adam yang patut tanggung! Kenapa..? Mengapa begitu ADAM ?? Ya! Ramai
orang berkata jika anak jahat ibu-bapak tak pandai mendidik, jika
murid bodoh, guru yang tidak pandai mengajar! Adam kau selalu
berkata, Hawa memang keras, tak mau dengar kata, tak mudah diberi
nasihat, kepala batu, pada hematku yang dhaif ini Adam, seharusnya
kau tanya dirimu, apakah didikanmu terhadapku sama seperti didikan
Nabi Muhammad SAW terhadap isteri-isterinya? Adakah Adam melayani
Hawa sama seperti psikologi Muhammad terhadap mereka? Adakah akhlak
Adam-Adam boleh dijadikan contoh terhadap kaum Hawa?

Adam… Kau sebenarnya imam dan aku adalah makmummu, aku adalah
pengikut-pengikutmu karena kau adalah ketua. Jika kau benar, maka
benarlah aku. Jika kau lalai, lalailah aku. Kau punya kelebihan akal
manakala aku kelebihan nafsu. Akalmu sembilan, nafsumu satu.
Aku…akalku satu nafsuku beribu! Dari itu
Adam….pimpinlah tanganku, karena aku sering lupa, lalai dan alpa,
sering aku tergelincir didorong oleh nafsu2ku.
Bimbinglah aku untuk menyelami kalimat Allah, perdengarkanlah aku
kalimat syahdu dari Tuhanmu agar menerangi hidupku. Tiuplah ruh
jihad ke dalam dadaku agar aku menjadi mujahidah kekasih Allah.

Adam… Andainya kau masih lalai dan alpa dengan ulahmu sendiri,
masih segan mengikut langkah para sahabat, masih gentar mencegah mungkar,
maka kita tunggu dan lihatlah, dunia ini akan hancur bila kaumku
yang akan memerintah. Malulah engkau Adam, malulah engkau pada dirimu sendiri
dan pada Tuhanmu yang engkau agungkan itu…

“de,.. Jika kamu bertanya & Aku menjawab”

Filed under: ngaSihtAu

kamu: mas, Pernahkah aku terlintas di pikiranmu?
aKoe: Tidak

kamu: mas, Apakah kamu menyukai aku?
aKoe: Tidak begitu suka

kamu: mas, Apakah kamu menginginkan diriku?
aKoe: Tidak

kamu: mas, Apakah kamu akan menangis jika kutinggalkan?
Boy: Tidak

kamu: mas, Maukah kamu hidup untukku?
aKoe: Tidak

kamu: mas, Maukah kamu lakukan sesuatu untukku?
aKoe: Tidak

kamu: mas, Pilihlah, diriku atau hidupmu
aKoe: Hidupku

Dan kamu lari dengan hati sedih dan terluka
dan akoe mengejarnya dan mengatakan…

Alasan mengapa kamu tak pernah terlintas di pikiranku :
karena km selalu ada di pikiranku.

Alasan mengapa aku tidak menyukaimu :
karena aku justru sangat mencintaimu

Alasan mengapa aku tidak menginginkanmu :
karena aku sangat membutuhkanmu

Alasan mengapa aku tak akan menangis jika kamu pergi :
karena aku akan mati jika kau tinggalkan

Alasan mengapa aku tak akan hidup untukmu :
karena aku bersedia mati untukmu

Alasan mengapa aku tak mau melakukan sesuatu untukmu :
karena aku pasti akan melakukan segalanya untukmu

Alasan mengapa aku lebih memilih hidupku :
karena DIRIMU adalah HIDUPKU

15-01-2007

Kesepian malam

Filed under: NgoEtBah,..

Dalam kesepian malam
Sekilas nampak wajahmu melambai
Mungkinkah kau hadir kasihku

Seribu malam tlah ku jalani tanpamu
Sejuta kerinduan tlah tertanam dalam hatiku
Sejumlah cinta tlah ku kumpulkan untukmu
Semuanya hanya ingin kuberikan untukmu

Kala sedih kau temaniku, Kala senang kau disisiku
slalu dan slalu kau tanpa sadar ku tak bisa tanpamu

Kini kau hadir lagi menamani kesepian hatiku
Namun kau hadir dilain sisi jiwaku
Mungkinkah ini jalan kita?
Ataukah ujian untuk cinta kita, de,…..

de,….. “Aku sangat menyayangimu”

Filed under: nGomeL

de,…..
aku selalu ingin ucapkan padamu
“Aku sangat menyayangimu”

Tapi aku takut…
aku takut kehilangan muka saat aku menatapmu
aku takut kehilangan suara saat aku mengatakannya padamu
aku takut tidak mendengar saat kamu menerima cintaku
dan aku paling takut mendengar dengan jelas kamu menolak cintaku

Sayang…….
Bila hati ini berhak memilih
Aku ingin engkau disini bukan disana
Aku ingin kau hadir dihadapku bukan di mimpiku

Namun aku yakin
Dilain hari kau pasti akan hadir
Melebihi pintaku

Tuhan…
Hilangkan saja rasa ini
Bila ia tak pernah merasa
Apa yang kurasa…

Hentikan saja langkah ini
Bila di ujung jalan nanti
Ia tak ada…

06-01-2007

Allah Swt’s 24 hr customer service

Filed under: ngaSihtAu

Pernahkah Anda bayangkan bila pada
saat kita berdoa, kita mendengar
ini:

“Terima kasih, Anda telah
menghubungi Baitullah “.

Tekan 1 untuk ‘meminta’.
Tekan 2 untuk ‘mengucap syukur’.
Tekan 3 untuk ‘mengeluh’.
Tekan 4 untuk ‘permintaan lainnya’.

Atau….

Bagaimana jika Malaikat memohon maaf seperti ini:

“Saat ini semua malaikat sedang membantu pelanggan lain.
Tetaplah sabar menunggu.
Panggilan Anda akan dijawab berdasarkan urutannya.”

Atau, bisakah Anda bayangkan bila pada saat berdoa, Anda mendapat respons seperti ini:

” Jika Anda ingin berbicara dengan Malaikat,

Tekan 1. Dengan Malaikat Mikail,
Tekan 2. Dengan malaikat lainnya,
Tekan 3. Jika Anda ingin mendengar sari tilawah saat Anda menunggu,
Tekan 4. “Untuk jawaban pertanyaan tentang hakekat surga & neraka, silahkan tunggu sampai Anda tiba di sini!! ”

Atau bisa juga Anda mendengar ini :

“Komputer kami menunjukkan bahwa Anda telah satu kali menelpon hari ini.
Silakan mencoba kembali esok hari .”

atau…

“Kantor ini ditutup pada akhir minggu.
Silakan menelpon kembali hari Senin setelah pukul 9 pagi .”

Alhamdulillah… Allah SWT mengasihi kita, Anda dapat menelpon-Nya setiap saat!!!

Anda hanya perlu untuk memanggilnya kapan saja dan Dia mendengar Anda.
Karena bila memanggil Allah, Anda tidak akan pernah mendapat nada sibuk.
Allah menerima setiap panggilan dan mengetahui siapa pemanggilnya secara pribadi.

Ketika Anda memanggil-Nya, gunakan nomor utama ini:
4 : shalat Ashar
3 : shalat Maghrib
4 : shalat Isya

Atau untuk lebih lengkapnya dan lebih banyak kemashlahatannya,
gunakan nomor ini : 28443483
2 : shalat Subuh
8 : Shalat Dhuha
4 : shalat Zuhur
4 : shalat Ashar
3 : shalat Maghrib
4 : shalat Isya
8 : Shalat Lail (tahajjud atau lainnya)
3 : Shalat Witir

Info selengkapnya ada di Buku Telepon berjudul “Al Qur’anul Karim & Hadist Rasul”

Langsung hubungi, tanpa Operator tanpa Perantara, tanpa dipungut biaya.

Nomor 24434 dan 28443483 ini memiliki jumlah saluran hunting yang tak terbatas dan seluruhnya buka 24 jam sehari 7 hari seminggu 365 hari setahun !!!

Sebarkan informasi ini kepada orang- orang di sekeliling kita. Mana tahu mungkin mereka sedang membutuhkannya

Sabda Rasulullah S.A.W : ” Barang siapa hafal tujuh kalimat, ia terpandang mulia di sisi Allah dan Malaikat serta diampuni dosa-dosanya walau sebanyak buih laut”

7 Kalimah ALLAH:

1. Mengucap ” Bismillah” pada tiap- tiap hendak melakukan sesuatu.
2. Mengucap “Alhamdulillah” pada tiap- tiap selesai melakukan sesuatu.
3. Mengucap “Astaghfirullah” jika lidah terselip perkataan yang tidak patut.
4. Mengucap ” Insya-Allah” jika merencanakan berbuat sesuatu di hari esok.
5. Mengucap “La haula wala kuwwata illa billah ” jika menghadapi sesuatu tak disukai dan tak diingini.
6. Mengucap “inna lillahi wa inna ilaihi rajiun” jika menghadapi dan menerima musibah.
7. Mengucap “La ilaha illa Allah Muhammad Rasulullah” sepanjang siang dan malam sehingga tak terpisah dari lidahnya.

Dari tafsir Hanafi, mudah-mudahan ingat, walau lambat-lambat… mudah-mudahan selalu, walau sambil lalu… mudah-mudahan jadi bisa, karena sudah biasa.

Amin….

Wassalaamu’alaikum….