roEang hamPa

bEgitu seMpitnya wakTu, bEgitu beSarnya ciNta

+- oeNtoEk sEmuA kEsalaHan daLam hidOep -+

22-08-2007

Padamu, kesetiaan kupersembahkan

Filed under: nGomeL

bintang dan rembulan
senandung malam mengalun sendu
lewat hembusan angin malam
adakah kau dengar bisikku?
terdengarkah detakan jantungku
denyutan kasih irana rindu

ini bulan juni yang ketiga
semenjak pertemuan terakhir kita
lambaian penghabisan dan kau berlalu
jabatan terakhir, selengkung senyum teduhmu
selalu terbayang dan terkenang
dan aku slalu tenggelam dalam penantian
kapan sang waktu ‘kan membawamu kembali
kapan kesepian, kesendirian dan kerinduanku bertepi?

mungkinkah,terlalu naif mengharapmu kembali
tapi, salahkah bila slalu ku nanti
padamu,kesetiaan kupersembahkan

~ NuRiex ~ Friday, October 21, 2005

08-08-2007

Bunda,….

Filed under: ngaSihtAu

Bundaku…
Lembut, lucu, mempesona
Penyejuk hatiku disaat terburukku
Seperti setetes embun yang mendinginkan hatiku yang panas
Seperti cahaya yang bersinar mengisi kelamnya hatiku

Bu…
Kadang kau berada begitu dekat denganku
Kadang kau bahkan terasa lebih seperti sahabatku
Kau bahkan bisa melihat dan mengukur kedalaman jiwaku
Kau bahkan tahu apa yang melintas dipikiranku tepat sebelum terucap dari
bibirku
Bagiku kau adalah mama terbijaksana dimuka bumi ini…

Bu…
Kadang ada sedih kulihat dimatamu
Dan aku ingin menangis saat kau sedih
Kadang ada marah dimatamu
Dan aku tak suka melihat matamu berkilat karena marah

Bu…
Jika aku bisa memberitahumu
Aku menyayangimu…
Aku memujamu…
Tiap kali aku pulang ketempat yang kusebut rumah
Aku yakin aku akan aman
Karena aku tahu ada kau disana
Menunggu dan tersenyum…

Bundaku…
Jika aku bisa melihat diriku lima puluh tahun kedepan
Aku ingin bijak sepertimu
Mengandalkan hati dan mengutamakan kasih
Bersimpuh pada Tuhan untuk kami semua.

Bu…

Maafin anakmu, yang ga bisa pulang lebaran ini…

13-04-2007

Andai…

Filed under: ngaSihtAu

Andai saja aku mampu mengepakkan seluruh sayapku
aku ingin terbang jauh…
menggapai angan dan asaku…

andai saja aku mampu…
menulis semua mimpi diatas kertas hayal…
aku ingin mewujudkan bersamamu…

sesaat semua begitu berarti…
sesaat semua hilang…
sesaat hanya ada luka
dan dengan sesaat semua kebahagiaan hilang…

Aturan Cinta Ala Pria

Filed under: NgoEtBah,.., ngaSihtAu

Bagaimana jika kekasih mulai banyak mengatur dengan alasan ‘karena cinta’?
Tak jadi masalah jika masih dalam batas wajar, tapi bagaimana kalau sampai
mengekang gerak dan aktifitas Anda? Berikut *6 aturan cinta* *yang umumnya
dilakukan pria* serta *alasannya,* sebagai tambahan ‘pengetahuan’ untuk
Anda….

*1. Dilarang Bergaul*

Aturan ini dibuat karena mereka merasa tidak nyaman bila harus menghabiskan
waktu bersama teman-teman Anda. Aturan ini sebenarnya hanyalah tameng karena
sebenarnya ia tak nyaman berada di lingkungan pergaulan Anda. Batasan ini
pelan-pelan akan membuat Anda “kuper”, sekaligus bosan karena terlalu sering
bertemu dengan kekasih Anda.

*2. Harus Selalu Bersama*

Tidak bisa dipungkiri, pria pasti punya sifat posesif terhadap kekasihnya.
Ia tidak ingin Anda terpikat oleh orang lain ketika tidak sedang bersamanya.
Kekhawatiran ini kadang membuatnya menjadi *over protective* dan
mengharuskan Anda untuk selalu bersamanya kemanapun Anda pergi. Ingat,
status pacaran tidak berarti memfokuskan perhatian hanya kepada hubungan
Anda dan dia semata-mata, sebaliknya tetaplah perluas wawasan pergaulan Anda
dengan tetap menjaga hubungan Anda dan dia.

*3. Memaklumi Perilakunya yang Tidak Sopan*

Kekasih Anda memiliki kelakuan yang memalukan seperti bersendawa
keras-keras, menggoyang-goyangkan lututnya saat mendengarkan cerita seorang
teman. Namun ketika Anda menegurnya, ia kerap marah karena menurutnya itu
berarti Anda tidak menerima dia apa adanya. Tetaplah mengingatkannya.
Mencintai seorang pria berarti juga harus memberikan pengaruh baik seperti
memberi masukan untuk kebaikannya sendiri.

*4. Harus bersahabat dengan ibunya*

Biasanya pria yang sudah ingin langsung masuk ke tahap serius akan meminta
kekasihnya untuk mengenal dan kemudian bersahabat dengan ibunya. Apalagi
kalau pria itu termasuk ‘anak mami’. Jangan memaksakan diri. Jika memang
Anda merasa belum siap, katakan saja padanya.

*5. Membiarkan Sikapnya yang Tidak Romantis*

Umumnya pria mengeluarkan aturan ini karena tidak mau dipaksa untuk
bersikap romantis pada kekasihnya. Padahal menurut seorang psikolog *William
Ganzig Ph.D*, dari *Maimmonides Florida University* , para pria sebenarnya
malas untuk bersikap romantis. “Mereka tidak mau repot mencari bunga,
memilih restoran yang romantis dan hadiah unik untuk kekasihnya,” ujar
William.

Nah jika si dia tak kunjung berubah sikap, mulailah berinisiatif. Saat
selesai bertengkar, ajak dia makan malam berdua, lalu berikan kejutan
romantis agar si dia tahu kalau sikap romantis itu kadang-kadang diperlukan
dalam sebuah hubungan.

*6. Tidak Cemburu Melihat Dirinya Dekat dengan Wanita lain*

Rasa ego pria yang sebenarnya tinggi seringkali membuat mereka sok berkuasa
terhadap kekasihnya. Ia menginginkan kekasihnya tidak bergaul namun dirinya
sendiri senang bila berada di tengah-tengah wanita lain dan berbicara dengan
mereka. Anda berhak untuk bersikap atas larangannya ini. Siasati
dengan *mengajaknya
bicara* dengan kepala dingin bahwa apa yang dilakukannya tidak nyaman bagi
Anda dan kelangsungan hubungan Anda berdua.

28-03-2007

Di Suatu Yang Sepi

Filed under: ngaSihtAu

Di suatu pagi yang cerah
Burung berkicau dan bernyanyi
Membiarkan mentari terbit bersinar
Terangi pagi yang kan jadi siang

Di suatu siang yang terik
Membawaku pada lelah
Ingin aku kabur dari lelah
Namun terlanjur dirasa

Di suatu sore yang ceria
Membawa suasana ceria alami
Burung-burung pulang ke sarang
Sunyikan sore yang kan terbitkan malam

Di suatu malam yang sunyi
Hanya dingin menggeluti jiwaku
Tiada lagi suara kicau sang burung
Atau senyuman sang surya

Di suatu yang sepi
Tinggalkan aku dalam sunyi
Hanya berdiri di sini
Menanti datangnya pagi..

Ternyata bukan cantik yang aku cari

Terima kasih Allah, telah Kau sadarkan diriku.
Ternyata bukan cantik yang aku cari,…..
karena cantik itu ternyata sangat relatif.

Ternyata bukan cantik yang aku cari,…..
karena cantik tidak menjamin masuk surga.

Ternyata bukan cantik yang aku cari,…..
karena cantik tidak menjamin perbaikan keturunan.

Ternyata bukan cantik yang aku cari,….
karena cantik, justru membuat sebagian hati lelaki tidak tenang.

Ternyata bukan cantik yang aku cari di dunia ini,….
karena aku yakin, Allah akan membuat wanita yang sekarang menjadi istriku,
jauh lebih cantik di surga nanti.

Tangisan Ibu Pertiwi

Filed under: ngaSihtAu

Ibu pertiwi
engkau menangis
Ketika badai tsunami
meluluhlantahkan Banda Aceh
Ibu pertiwi
engkau kembali menangis
Ketika para koruptor
merajalela seiring busung lapar
Ibu pertiwi
engkau kembali menangis lagi
Ketika wabah penyakit
melanda negeri ini

Ibu pertiwi
akankah engkau menangis lagi?
Ketika BBM naik lagi
Ketika harga
semakin membubung tinggi
Ketika bom kembali meledak
di Bali
Ketika perut rakyat jelata
menjerit-jerit
Ketika anak-anak putus sekolah

Menangis….
menangislah Ibu pertiwi
Kalau masih tersisa air matamu

Fransiska Bernadetta
SD Santa Maria
Jln. Bengawan No. 2 Bandung